7.4.08

Post #6 Tertidur di Tepi Rel Kereta Pd. Ranji

bayangkan kau tidak di posisimu sekarang

 

Hari itu siang panas, duduk sebentar aku di pinggir jalan

Di kiriku bisingnya suara angkutan angkutan saling berebut jalan

Sementara belakangku, suara suara para ibu berpulang dari pasar

Kananku, sepinya jalan kecil yang jauh dari keramaian tanah modern

Dan lihat keindahan tentramnya rel kereta yang membentang jauh, jauh

 

Merdunya nyanyian anak anak kecil bermain, atau sekedar mencari receh

Kesejukan hati tak terbanding seiring belaian lembut angin sepoi

Wangi rumput hijau berbaur asap, untuk kini, harum

Bunga bunga liar di tepi rel kereta tumbuh, kecil tapi berani

 

Sedetik kupejamkan mataku, masuk ke dalam dunia imajinasi yang nyata

Bahwa aku berlari menyusuri pinggiran rel kereta, mengejar besi besar itu

Di sekitarku rumput rumput hijau diwarnai bunga bunga liar, lucu

Kubuka mataku, keluar dari bayangan imajiner

 

Huh, sayang

Aku bangun dan perlahan menjalani jalan kecil itu, tenang

 

"Luna, kok baru pulang?"

"Ketiduran di pinggir rel.."

Tidak ada komentar: